Analisis Hubungan Antara Marketing Mix Dengan Keputusan Pasien Memanfaatkan Rawat Jalan Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar

ABSTRAK

ADIWIJAYA, Analisis Hubungan Antara Marketing Mix Dengan Keputusan Pasien Memanfaatkan Rawat Jalan Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar  (Dibimbing oleh Siradjuddin BM dan Noer Bahry Noor).

Laju pertumbuhan  kujungan rawat jalan RS Dr Wahidin Sudirohusodo lima tahun terakhir yaitu tahun 2000 – 2004 hanya 9,29% dengan demikian maka kinerja pelayanan rawat jalan belum mencapai hasil yang maksimal, hal ini disebabkan oleh proses keputusan pasien memanfaatkan rawat jalan RS Dr Wahidin Sudirohusodo yang dipengaruhi oleh marketing mix.

Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara marketing mix yang terdiri dari product, place, promotion, price, people, physical evidence, dan process dengan proses keputusan pasien memanfaatkan rawat jalan RSWS.

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, menggunakan metode survey dan pendekatan cross sectional. Sampel diambil dengan teknik stratified random sampling berdasarkan jenis poliklinik dengan jumlah sampel sebanyak 360 responden, dan hasilnya dianalisis dengan uji chi square dan dilanjutkan dengan uji korelasi product momen pearson.

Hasilnya menunjukkan bahwa dari ketujuh unsur marketing mix, maka place yang meliputi jarak dan kemudahan mengakses lokasi tempat jasa pelayanan disediakan yang memiliki kekuatan hubungan paling tinggi yaitu masuk dalam kategori kuat dan unsur promosi yang berorientasi pada komunikasi antara penyedia jasa dengan konsumen yang memiliki kekuatan hubungan paling lemah yaitu masuk dalam kategori sangat rendah. Kesimpulan  secara umum bahwa ketujuh unsur marketing mix memiliki hubungan yang signifikan dengan proses keputusan pasien memanfatkan rawat jalan RS Dr Wahidin Sudirohusodo. Disarankan kepada pihak manajemen Rumah Sakit bahwa untuk membuat keputusan tentang marketing mix diposisikan dengan segmen pasar dan oleh karena unsur-unsur marketing mix saling berdampak satu sama lain maka perlu diseimbangkan sehingga saling menguatkan dan mendukung bagian-bagian lain dalam bauran pemasaran tersebut.

Kata kunci : Keputusan pasien, product, place, promotion, price, people, physical evidence, dan process.

ABSTRACT

Adiwijaya. The analysis  of the relationship between marketing mix and patient’s decision-making in utilizing the out-patient service in wahidin sudirohusodo hospital in makassar (Supervised by Sirajuddin BM, and Noer Bahry Noor).

The growth of out-patient service in Wahidin Sudirohusodo Hospital (RSWS) in the last five years from 2000 to 2004 was only 9,29%. Hence, the performance of out-patient service in Wahidin Sudirohusodo Hospital had not  achieve maximal result. The main factor was doe to marketing mix and patient’s decision making process in utilizing the out-patient service in RSWS.

The aim of the research was to identify the relationship between marketing mix wich included product, place, promotion, price, people, physical evidence and process with patient’s decision making in utilizing the out-patient service in RSWS.

The methodology of the research was quantitative research, with survey method and cross sectional approach, sampel was taken from different policlinic with stratified random sampling technique, the number of sample was 360 respondents,  and the result of the survey was analyzedwith che square test and then continued with test of correlation product with moment pearson test, the result showed that from seven criteria of marketing mix; the place, which included distance and accessibility of the service, was the most significant factor; whereas, promotion was the less significant factor. In general, it was concluded that seven criteria of marketing mix significant relationship to patient’s decision making process in utilizing the out-patient service in RSWS. It was suggested to hospital management in RSWS to make decision on marketing mix and to position it with the market segment because all of the criteria of the marketing mix were supporting one another.

Key words: patient’s decision, product, place, promotion, price, people, physical evidence and process

Kesimpulan

Dari hasil penelitian tentang hubungan antara marketing mix dengan keputusan pasien memanfaatkan Pelayanan Rawat Jalan RSWS disimpulkan bahwa :

1.       Terdapat hubungan yang signifikan antara ketujuh unsur marketing mix dengan keputusan pasien memanfaatkan Rawat Jalan RSWS mulai dari tahap pencarian informasi, evaluasi alternatif, dan keputusan untuk memanfaatkan rawat jalan RSWS.

2.       Terdapat hubungan yang signifikan antara produk (product) dengan keputusan pasien memanfaatkan Rawat Jalan RSWS yang meliputi keseluruhan atas objek atau proses yang memberikan berbagai nilai bagi pelanggan.

3.       Terdapat hubungan yang signifikan antara tempat (place) dengan keputusan pasien memanfaatkan Rawat Jalan RSWS yang meliputi gabungan antara lokasi dan saluran distribusi konsumen.

4.       Terdapat hubungan yang signifikan antara promosi (promotion) dengan keputusan pasien memanfaatkan Rawat Jalan RSWS yang berorientasi dengan komunikasi antara penyedia jasa dengan konsumen.

5.       Terdapat hubungan yang signifikan antara tarif (price) dengan keputusan pasien memanfaatkan Rawat Jalan RSWS yang meliputi persyaratan pembayaran, kemudahan pembayaran serta tarif.

6.       Terdapat hubungan yang signifikan antara orang (people) dengan keputusan pasien memanfaatkan Rawat Jalan RSWS yang meliputi bagaimana karyawan memanfaatkan perannya dalam memberikan pelayanan terhadap konsumen.

7.       Terdapat hubungan yang signifikan antara fisik (physical evidence)  dengan keputusan pasien memanfaatkan Rawat Jalan RSWS yang meliputi desain dan lay out bangunan atau ruangan pelayanan rawat jalan.

8.       Terdapat hubungan yang signifikan antara proses (process) dengan keputusan pasien memanfaatkan Rawat Jalan RSWS yang meliputi prosedur, jadwal, mekanisme, dan kegiatan dalam memberikan pelayanan.

Saran

1.       Disarankan kepada pihak manajemen Rumah Sakit bahwa untuk membuat keputusan tentang bauran pemasaran (marketing mix) diposisikan dengan segmen pasar dan oleh karena unsur-unsur marketing mix saling berdampak satu sama lain maka perlu diseimbangkan sehingga saling menguatkan dan mendukung bagian-bagian lain dalam bauran pemasaran tersebut.

2.       Disarankan untuk meningkatkan program-program promosi baik melalui media cetak, kerja sama antar instansi, atau pun kegiatan-kegiatan di luar lingkungan RSWS untuk memberikan informasi lebih luas kepada masyarakat tentang pelayanan rawat jalan RSWS.

3.       Disarankan untuk lebih menyempurnakan prosedur pelayanan terutama ketepatan terhadap jadwal pelayanan agar dapat memperpendek waktu tunggu pasien dan diharapkan kepuasan konsumen.

4.       Disarankan untuk menyempurnakan proses pelayanan terutama pada prosedur kerja sama pelayanan dengan unit penunjang misalnya pemeriksaan laboratorium.

5.       disarankan untuk memperbaiki atau lebih meningkatkan peran karyawan dan menjaga ketertiban pelayanan khususnya satpam serta didukung oleh keseluruhan karyawan yang terlibat dengan pelayanan langsung kepada pasien.

6.       Disarankan bagi pembaca dan peneliti lain, untuk melakukan penelitian lebih lanjut terhadap faktorfaktor lain yang mempengaruhi keputusan pasien untuk memanfaatkan pelayanan rawat jalan suatu rumah sakit.

DAFTAR PUSTAKA

Aditama, Tjandra Yoga, Manajemen Rumah Sakit, Universitas Indonesia, Pres Jakarta, 2002.

Adikoesomo Suparto, Manajemen Rumah Sakit, 1997.

Adrian Payne, Services Marketing Pemasaran Jasa, 2001

Anonim, 2003  Berbagai Cara Mengikat Kesetiaan Pelanggan. Media Indonesia edisi 2 November tahun 2003.

Departemen KesehatanR.I. 1999. Standar Pelayanan Rumah Sakit,  Direktorat Jendral Pelayanan Medik, Edisi ke 2, Jakarta..

Engel, James F., al 1994,. Perilaku Konsumen Jilid 2, Edisi keenam. Binarupa Aksara, Jakarta.

Engel, J.F, Blackwell.R.D, Miniardi.P.W, Perilaku Konsumen, Edisi ke enam,Jilid 1.

Kustianingsi, S., Pujiharjo.W.J. Penilitian Ilmiah : Analisi Harapan dan  Dasar Pemilihan Rumah Sakit  sebagai Dasar Penwentuan Strategi Pengembangan Pasar, Vol 3, Januari-April 2005.

Kotler Philip, Manajemen Pemasaran, Jilid 1, 1997.

Lupiyoadi.R, Manajemen Pemasaran Jasa,2001.

Peter,P.J, Olson, J.C, Customer Behavior Perilaku Konsumen dan Strategi Pemasaran, Edisi 4, Jilid 1.

Riyanto, Setjanto, D, Penelitian Ilmiah Upaya Pemasaran Untuk Memperkecil Jumlah Resep Lolos di Apotik Rumah Sakit , Jurnal Administrasi dan Kebijakan Kesehatan,Vol 3, Januari-April 2005.

Rumah sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo. 2004. Profil Perusahaan. Makassar.

Sudirman. I,Penerapan Orientasi Pasar Dalam Pemasaran Jasa Rumah Sakit Umum Di Kota Makassar, Pasca Sarjana UNHAS,2002.

Sabarguna, Bois, Analisis Pemasaran Rumah Sakit.

Simamora,Bilson. Panduan Riset Perilaku Konsumen 2004.

Suminarta,I.M.R, Chalidyanto,D, Penilitian Ilmiah Penyusunan Upaya Pemasaran untuk Meningkatkan Pemanfaatan Rawat Inap RSU Negara melalui Anaalisis Faktor Perilaku Konsumen, Jurnal Administrasi dan Kebijakan Kesehatan , Vol 3, Januari-April 2005.

Setiadi, J Nugroho, Perilaku Konsumen Konsep dan Implikasi Untuk Strategi dan Penelitian Pemasaran.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: